Back to Blog
Jenis Truk Kontainer untuk Bisnis

Jenis Truk Container Apa yang Cocok untuk Bisnismu? Ini Pilihannya!

Jakarta, 01 December 2025

Truk kontainer sering digunakan untuk distribusi barang, mulai dari pengiriman antar kota sampai antar pulau.

Pemilihan jenisnya untuk pengiriman barang nggak bisa asal, ya. Soalnya, masing-masing punya fungsi dan kapasitas yang berbeda.

Kalau kamu salah pilih, bisa bikin biaya operasional membengkak atau malah bikin pengiriman jadi kurang efisien.

Mau tahu tipe mana yang cocok untuk kebutuhan bisnis kamu? Yuk, temukan jawabannya di artikel ini.


Apa Itu Truk Kontainer?

Truk kontainer adalah adalah kendaraan pengangkut barang yang dilengkapi dengan chassis atau rangka khusus di bagian belakangnya untuk menaikkan dan mengangkut kontainer (peti kemas).

Di Indonesia, peran truk kontainer besar banget. Dari pabrik ke pelabuhan, dari gudang ke toko, semua sering melibatkan truk jenis ini.

Selain melindungi barang dari hujan dan panas, truk kontainer juga membantu distribusi jadi lebih cepat dan aman.

Baca Juga: Refrigerated Cargo Ship, Solusi Distribusi Produk Segar Tanpa Risiko Rusak


Ada Berapa Jenis Truk Kontainer dalam Logistik?

Dalam industri logistik, truk kontainer diklasifikasikan berdasarkan ukuran chassis yang disiapkan untuk membawa kontainer.

1. Truk Kontainer 20 Feet

Truk kontainer 20 feet adalah truk dengan panjang sekitar 6 meter yang digunakan untuk membawa kontainer ukuran 20’.

Karena ukurannya tidak terlalu panjang, truk ini lebih lincah dan mudah bermanuver, terutama untuk rute dalam kota, jalan sempit, atau area gudang yang padat.

Spesifikasi Kontainer 20 Feet:

  • Ukuran luar kontainer: kurang lebih 6,06 m × 2,44 m × 2,59 m
  • Kapasitas muatan (volume): sekitar 33 m³
  • Berat maksimum kontainer: sekitar 30,48 ton

Jenis Kontainer 20 Feet yang Bisa Diangkut:

  • Kontainer kering (dry container)
  • Kontainer pendingin (reefer)
  • Open top (atap terbuka)
  • ISO tank (muatan cair)
  • Flat rack (tanpa dinding samping)

Cocok Untuk Jenis Pengiriman:

  • Toko online / e-commerce
  • Barang industri ringan
  • Makanan kering
  • Pengiriman dalam kota
  • Barang berat tapi volumenya tidak terlalu besar

Baca Juga: Apa Itu Stuffing Container? Begini Prosesnya di Logistik

2. Truk Kontainer 40 Feet

Truk kontainer 40 feet memiliki panjang sekitar 12 meter. Kapasitasnya lebih besar dibanding 20 feet sehingga cocok untuk pengiriman dalam jumlah banyak, jarak jauh, atau antar-pulau.

Spesifikasi Kontainer 40 Feet:

  • Ukuran luar kontainer: kurang lebih 12,192 m × 2,44 m × tinggi 2,59–2,89 m (tergantung tipe).
  • Kapasitas muatan: 67 m³ (standar) dan >67 m³ (High Cube).
  • Berat maksimum kontainer: umumnya sekitar 30,48 ton.

Jenis Kontainer 40 Feet yang Bisa Diangkut:

  • Dry container 40’
  • High Cube 40’
  • Reefer 40’
  • Flat Rack 40’

Cocok Untuk Jenis Pengiriman:

  • Distributor besar
  • Pabrik / manufaktur
  • Ekspor–impor
  • Barang bervolume besar seperti elektronik atau tekstil
  • Pengiriman antar pulau / antar negara

Baca Juga: Pengiriman Kargo Apakah Aman? Ini Fakta & Cara Menghindari Risikonya


Apa Saja Jenis Kontainernya?

Berikut jenis-jenis kontainer yang paling sering digunakan dalam pengiriman menggunakan truk kontainer.

Dry Container (Kontainer Standar)

Dry container adalah jenis kontainer yang paling sering digunakan dalam pengiriman. Kontainer ini dirancang untuk mengangkut barang kering yang tidak memerlukan pengaturan suhu khusus.

Struktur dry container tertutup rapat dan tahan cuaca sehingga aman dipakai untuk berbagai jenis barang.

Barang yang biasa dikirim menggunakan dry container meliputi pakaian, produk retail, sparepart, barang industri, hingga produk e-commerce.

High Cube Container (HC)

High Cube adalah versi lebih tinggi dari kontainer standar. Tambahan tinggi sekitar 30 cm yang memberikan ruang lebih lega, terutama untuk muatan besar atau barang yang dikemas dalam palet tinggi.

Kontainer ini cocok untuk pengiriman furniture besar, peralatan elektronik berukuran besar, barang bulky, dan muatan yang memerlukan ruang ekstra di bagian atas.

Baca Juga: Benarkah FTL Bikin Pengiriman Lebih Cepat? Begini Faktanya!

Reefer Container (Kontainer Pendingin)

Kontainer ini punya mesin pendingin aktif, jadi bisa menjaga suhu stabil sepanjang perjalanan. Rentang suhunya kira-kira dari -30°C sampai +30°C.

Reefer container banyak digunakan untuk mengirim daging beku, seafood, buah segar, es krim, produk dairy, hingga barang farmasi yang sensitif terhadap suhu.

Open Top Container

Open Top Container memiliki bagian atas yang terbuka dan biasanya ditutup menggunakan terpal.

Desain ini mempermudah proses bongkar muat barang yang dilakukan dari atas menggunakan crane, terutama untuk muatan yang tidak dapat dimasukkan melalui pintu depan.

Kontainer jenis ini umum dipakai untuk mesin besar, pipa panjang, kayu gelondongan, material proyek, serta barang-barang tinggi yang membutuhkan ruang tambahan vertikal.

Flat Rack Container

Flat Rack Container dirancang untuk menangani barang berukuran besar, berat, atau bentuknya tidak beraturan.

Kontainer ini tidak memiliki dinding samping, dan beberapa versinya memiliki dinding depan–belakang. Area dasarnya dibuat sangat kuat sehingga mampu menopang beban berat.

Flat rack biasa digunakan untuk mengangkut mesin berat, kendaraan proyek, excavator, forklift, hingga material konstruksi besar yang tidak muat dalam kontainer standar.

Baca Juga: 5 Keuntungan Pakai LTL untuk Pengiriman, Bikin Hemat Ongkir!


Kapan Harus Menggunakan Kontainer 20 Feet atau 40 Feet?

Memilih antara kontainer 20 feet dan 40 feet sebenarnya bukan soal lebih besar lebih bagus, tapi soal kebutuhan muatan, akses lokasi, dan biaya logistik.

Kalau salah pilih, biaya bisa jadi lebih mahal atau proses pengiriman malah jadi ribet.

Biar nggak bingung, yuk bahas empat pertimbangan utama yang paling sering dipakai dalam industri logistik.

Lihat dari Volume Muatan (Seberapa Banyak Barangnya)

  • Kontainer 20’: muat ± 28–33 CBM
  • Kontainer 40’: muat ± 55–67 CBM

Kalau barang kamu udah lebih dari setengah kapasitas 40’, biasanya langsung ambil 40 feet lebih hemat. Kalau barang sedikit atau sedang-sedang saja, 20 feet sudah cukup.

Lihat dari Berat Barang

  • 20 feet: lebih cocok untuk barang berat
  • 40 feet: ideal untuk barang ringan tapi volumenya besar

Kenapa begitu? Karena kontainer 20’ lebih stabil untuk mengangkut beban berat, sementara 40’ biasanya dimaksimalkan untuk volume.

Lihat Kondisi Lokasi Muat & Bongkar

  • Akses jalan sempit, gang, atau area padat gunakan 20 feet
  • Gudang luas, area industri, atau pelabuhan besar lebih aman pakai 40 feet

Truk 40 feet itu panjang, jadi butuh radius belok besar dan area manuver luas.

Lihat dari Budget Logistik

  • Biaya per perjalanan 40 feet memang lebih mahal
  • Tapi biaya per CBM 40 feet lebih hemat kalau volume barang besar

Kalau barang kamu hampir memenuhi kontainer, 40 feet hampir selalu jadi pilihan paling ekonomis.

Baca Juga: 5 Jenis Mobil Pengangkut Barang Paling Populer di Indonesia


Bagaimana Tips Memilih Truk Kontainer yang Tepat?

Agar pengiriman lebih aman dan minim risiko, perhatikan hal berikut:

  • Sesuaikan jenis kontainer dengan karakter muatan (kering, bulky, tinggi, berpendingin, atau berat)
  • Cek kondisi chassis dan kelayakan truk untuk memastikan tidak ada kerusakan pada twist lock, ban, atau rangka.
  • Pastikan peralatan tambahan tersedia, seperti genset reefer, segel, twist lock cadangan.
  • Pertimbangkan rute dan regulasi tonase karena setiap daerah punya batas tonase berbeda.
  • Booking truk lebih awal, terutama untuk peak season atau pengiriman reefer yang unitnya terbatas.

Setiap jenis truk kontainer punya keunggulannya masing-masing. Jadi, pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnismu, ya.

Kalau masih bingung harus pilih yang mana, langsung aja gunakan forwarder.ai. Kamu bisa konsultasi dan juga melakukan pengiriman barang lewat platform ini.

Dengan menggunakan forwarder.ai, kamu bebas memilih jenis truknya dengan mudah dan biayanya juga transparan sejak awal.

Platform digital ini bisa membantu kamu mengirim barang lewat darat, laut, atau udara dengan sistem yang transparan, cepat, dan bisa dilacak real-time.

Mau tahu seperti apa keunggulan menggunakan layanan kirim barang lewat platform ini? Yuk, baca artikel ini: Jasa Pengiriman Container Lebih Mudah Lewat Forwarder.ai

Kirim Barang Tanpa Ribet. Semua Bisa dari Satu Platform!

Booking, cek harga, pilih rute, dan tracking barang, semua bisa kamu lakukan lewat forwarder.ai.
Nggak ada lagi cerita tanya-tanya manual. Hemat waktu, hemat tenaga, dan tetap punya kontrol penuh atas pengirimanmu.

Mulai Kirim Sekarang
Feeling enlightened? Share this article to more people.
Recent News

PT Digital Freight Forwarder

Your Reliable, Friendly Neighborhood Forwarder
logo_nlc
idEA_trustmark
Copyright © PT Digital Freight Forwarder 2025. All Rights Reserved